Pada hari rujak-an tak menentu
yang menentukan tuk bertemu
hanya rindu dan hasrat nyaring menyatukan

Di perjalanan melengkapi bahan dan takaran
Setiap orang terkesima membawa kerupuk
Setiap orang riang gembira memeluk buah
Setiap orang ngiler membawa cabai
dan yang menanti, sambil mengulek petis
ia memecahkan waktu berulang-ulang

Di hadapan rujak
Serabut di kepala, gelisah, dan tawa
tumpah ruah bersama

Di hadapan rujak, kita jujur
bahwa segalanya menjadi pasti
Rasa kita selalu siap
Pada rujak hati selalu ikhlas